Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

2009-04-07

Saat menjelang malam hari di tepi pantai, terlihat para nelayan melakukan kegiatan yakni menangkap kepiting yang biasanya keluar dari sarang mereka di malam hari.

Kepiting-kepiting yang ditangkap oleh nelayan, sebagian kecil akan menjadi lauk santapan sekeluarga, sebagian besar akan di bawa ke pengumpul atau langsung ke pasar untuk di jual. Para nelayan itu memasukkan semua kepiting hasil tangkapan mereka ke dalam baskom terbuka.

Menariknya, baskom tersebut tidak perlu diberi penutup untuk mencegah kepiting meloloskan diri dari situ. Ada yang menarik dari tingkah laku kepiting-kepiting yang tertangkap itu.

Mereka sekuat tenaga selalu berusaha keluar dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat, tetapi jika ada seekor kepiting yang nyaris meloloskan diri keluar dari baskom, teman-temannya pasti akan berusaha keras menarik kembali ke dasar baskom.

Begitulah seterusnya, sehingga akhirnya tidak ada seekor kepiting pun yang berhasil kabur dari baskom, sebab itu lah para nelayan tidak membutuhkan penutup untuk mencegah kepiting keluar dari baskom. Dan kemudian mati hidupnya si kepiting pun ditentukan keesokan harinya oleh si nelayan.

Sungguh menarik kisah dari sifat kepiting tadi, mengingatkan kita pada kehidupan manusia. Kadang tanpa disadari, manusia bertingkah laku seperti kepiting di dalam baskom.

Saat ada seorang teman berhasil mendaki ke atas atau berhasil mencapai sebuah prestasi, yang seharusnya kita ikut berbahagia dengan keberhasilan itu, tetapi tanpa sadar, kita justru merasa iri, dengki, marah, tidak senang, atau malahan berusaha menarik atau menjatuhkan kembali ke bawah. Apalagi dalam bisnis atau bidang lain yang mengandung unsur kompetisi, sifat iri, tidak mau kalah akan semakin nyata dan bila tidak segera kita sadari, kita telah menjadi monster, mahluk yang menakutkan yang akhirnya akan membunuh hati nurani kita sendiri.

Gelagat manusia yang mempunyai sifat seperti halnya sifat kepiting yaitu :

Selalu sibuk merintangi orang lain yang akan menuju sukses sehingga lupa berusaha untuk memajukan diri sendiri. selalu mencari dan menyalahkan pihak di luar dirinya Tidak perlu cemas dengan keberhasilan orang lain, tidak perlu ada

menyimpan iri hati apalagi tindakan yang bermaksud menghalangi teman atau orang lain agar mereka tidak maju. Buang pikiran negative seperti itu! Karena sesungguhnya, di dalam persaingan bisnis atau persaingan di bidang apapun, tidak peduli berakhir dengan kemenangan atau kekalahan, masing2 dari kita mempunyai hak untuk sukses!

Jika kita bisa menyadari bahwa ! Success is our right, sukses adalah hak kita semua! Maka secara konsekwen kita bisa menghargai setiap keberhasilan orang lain, bahkan selalu siap membantu orang lain utk mencapai kesuksesannya.

Untuk itu, dari pada mempunyai niat menghalangi atau menjatuhkan orang lain, jauh lebih penting adalah kita siap berjuang dan sejauh mana kita sendiri mengembangkan kemampuan dan potensi kita seutuhnya. Sehingga hasil yang akan kita capaipun akan maksimal dan membanggakan!

2009-04-05

Tubely makes it easy to express yourself, connect with friends and make new ones, but who you let into your space, how you interact with them, and how you present yourself online are important things to think about when using social networking sites.
Here are some common sense guidelines that you should follow when using Tubely: Don't forget that your profile and Tubely forums are public spaces. Don't post anything you wouldn't want the world to know (e.g., your phone number, address, IM screen names, or specific whereabouts). Avoid posting anything that would make it easy for a stranger to find you, such as where you hang out every day or a picture of you in front of your office or school.
People aren't always who they say they are.
Be careful about adding strangers to your friends list. It's fun to connect with new Tubely friends from all over the world, but avoid meeting people in person whom you do not fully know. If you must meet someone, do it in a public place and bring a friend or trusted adult. Harassment, hate speech and inappropriate content should be reported. If you feel someone's behavior is inappropriate, react. Report it to Tubely.
Don't post anything that would embarrass you later.
It's easy to think that only our friends are looking at our Tubely page, but the truth is that everyone can see it. Think twice before posting a photo or information you wouldn't want your parents, potential employers, colleges or boss to see! It's easy to think that only our friends are looking at our Tubely page, but the truth is that everyone can see it.
Think twice before posting a photo or information you wouldn't want your parents, potential employers, colleges or boss to see!
Don't say you're over 18 if you're not. Don't say you're younger than 18 if you're not. If Tubely customer service determines you are under 18 and pretend to be older, we will delete your profile. Don't say you're older than you are. Tubely members must be 18 years of age or older. We take extra precautions to protect our younger members and we are not able to do so if you do not identify yourself as such. If Tubely customer service determines you are under 18 and pretend to be older, we will delete your profile.
Tubely is a public space. Members shouldn't post anything they wouldn't want the world to know (e.g., phone number, address, IM screen name, or specific whereabouts). Don't post anything that would make it easy for a stranger to find you, such as your local hang out.
It's always fun to post pictures but remember that what you might consider a harmless picture of you and your friends in your uniforms at a school football game, is actually a map telling a stranger exactly where you go to school. Don't post anything that could embarrass you later or expose you to danger.
Please remember that Tubely is public and many people have access to what you post, including potential employers, colleges, your teachers and peers at school that you might not even know. You shouldn't post photos or info you wouldn't want adults to see or people to know about you. Protect your privacy. Set your profile to private which lets only your friends view your profile. Only accept friend invitations from people you know and trust.
Don't get hooked by a phishing scam. Phishing is a method used by fraudsters to try to get your personal information, such as your username and password, by pretending to be a site you trust. If you suddenly start receiving abnormal bulletins or messages from a friend, they might have been phished. Check with them before opening any files or clicking on any links. If you think you, or a friend, are a victim of phishing, change your password immediately.
Avoid in-person meetings. Don't get together in person with someone you "meet" online unless you are certain of their actual identity. Talk it over with an adult first. Although it's still not risk-free, arrange any meetings in a public place and bring along friends, your parents, or a trusted adult. Think before you post. What's uploaded to the net can be downloaded by anyone and passed around or posted online pretty much forever.
You shouldn't post photos or info you wouldn't want adults to see or people to know about you. Tubely, like the rest of the online world, is a public space. Members shouldn't post anything they wouldn't want the world to know (e.g., phone number, address, IM screen name, or specific whereabouts).
Tell your teens they should avoid posting anything that would make it easy for a stranger to find them, such as their local hangouts. Remind them not to post anything that could embarrass them in the future or expose them to danger. Although Tubely is public, teens sometimes forget that the information and photos they post are accessible to others. Just as in the offline world, people aren't always who they say they are. Remind your teens to be careful about adding strangers to their friends list.
It's fun to connect with new Tubely friends from all over the world, but members should be cautious when communicating with people they don't know. Encourage teens to be themselves, but to exercise the same basic safety principles they do in the physical world. They wouldn't chat with a stranger at the mall or give someone they don't know their cell phone number. Remind them that reckless online behavior can be just as dangerous. They should talk to you if they want to meet an online friend in person, and if you think it's safe, any meeting should take place in public, with friends or a trusted adult present. It is important to be aware and safe online at all times while you're using the Internet whether it be at school, work, home, or even on an Internet enabled mobile device such as a mobile phone, smart phone or a wireless personal digital assistant (PDA).
If an image violates Tubely's terms of use, the image and the profile will be deleted.
No matter where you are accessing the Internet on your mobile device, look around to see who may be watching you or trying to see what you're doing. Put your mobile device away if someone you don't know is trying to see your profile or personal information without your consent.

2009-02-20

Pada suatu hari, seorang wanita muda yang baru saja menikah mengunjungi ibunya.

Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh dingin.Ketika mereka sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan,pernikaha n,tanggung jawab dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya .

“Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu.” nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di
bawah gelasnya.
“Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua. Tidak peduli seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak anak-anak yang kau miliki, kau masih
tetap harus memiliki sahabat wanita.
Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka, melakukan hal bersama- sama dengan mereka.
Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu, tetapi mereka akan menjadi
saudara, anak dan yang lainnya. Kau akan membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita
selalu begitu.”

“Sungguh nasihat yang aneh,” pikir si wanita muda.

“Bukankah aku baru saja menikah? Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia
pasangan-pasangan muda? Sekarang saya adalah seorang istri, orang dewasa,bukan anak
perempuan kecil yang memerlukan teman main perempuan lainnya!
Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat membuat hidup saya lebih berarti.”

Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya dan bertemu dengan semakin banyak sahabat setiap tahun. Ketika tahun demi tahun berlalu, ia mulai merasakan betapa benar nasihat yang diberikan ibunya. Ketika waktu dan keadaan mengubah keberadaan mereka sebagai wanita dengan segala misterinya, sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.

Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini, inilah fakta-fakta yang saya dapatkan dari
memiliki sahabat wanita:

Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.
Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika kau membutuhkannya.
Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.

Sahabat wanita akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.
Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama denganmu, dan lelucon kosong sama
sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.
Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.
Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu mengepak barang dan pindah.

Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah pesta untuk anak-anakmu mereka menikah
atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu terjadi.
Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam suka maupun duka.
Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kau
dari keputusasaan.

Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak- anakmu mengecewekanmu.
Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika orang yang dikasihimu meninggal.
Sahabat wanita menghiburmu ketika kau dikecewakan oleh banyak dalam
kehidupanmu.
Sahabat wanita membantumu untuk bangkit kembali ketika pria kau cintai pergi
meninggalkanmu.
Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu bahagia, dan bersedia mencari dan melemparkan apa yang tidak membuatmu bahagia.

Waktu berlalu…Kehidupan berjalan..
Jarak memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua meninggal..Rekan- rekan melupakan kebaikan..

TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus mendampinginmu, meskipun waktu dan jarak
yang terpaut sangat jauh. sahabat wanita tidak akan lebih jauh dari orang-orang yang
membutuhkan.

TERIMA KASIH SAHABAT….. ……

2009-02-07

Jangan sengaja lewatkan solat. Perbuatan ini Allah tidak suka. Kalau tertidur lain cerita.

Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki mahal (karena pagi-pagi itu membuka pintu berkat).

Jangan makan tanpa membaca BISMILLAH dan doa makan. Nanti rezeki kita dimakan syaitan.

Jangan keluar rumah tanpa niat untuk membuat kebaikan. Takut-takut kita mati dalam perjalanan.

Jangan biarkan mata liar di perjalanan. Nanti hati kita gelap diliputi dosa.

Jangan bergaul bebas ditempat kerja. Banyak buruk dari baiknya.

Jangan menangguh taubat bila berbuat dosa karena mati bisa datang tiba-tiba.

Jangan enggan untuk meminta maaf pada ibu bapa dan sesama manusia kalau memang kita bersalah.

Jangan lupa bergantung kepada ALLAH dalam setiap pekerjaan. Nanti kita sombong apabila berhasil. Kalau gagal kecewa pula.

Jangan malas untuk bersedekah. Sedekah itu memanjangkan umur dan memurahkan rezeki kita.

Jangan biasakan berbohong, kerana ia adalah ciri-ciri munafik dan menghilangkan kasih orang kepada kita.

Jangan suka menganiaya manusia atau hewan. Doa makhluk yang teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH.

Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia. Akhirat itu lebih utama dan hidup di sana lebih lama dan kekal selamanya.

Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN. Sebab semuanya untuk keselamatan kita.

ALLAH lebih tahu yang terbaik untuk hamba ciptaanNya.

2009-01-03

“Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60).

Ketika Allah Swt. menciptakan Adam as. yang rencananya akan ditempatkan di muka bumi, para malaikat bertanya kepada Allah Swt. Mampukah manusia menempati bumi itu? Pasalnya, ketika itu bumi masih berputar tidak pada porosnya, bergerak tanpa arah. Terjadilah dialog menarik:
Allah Swt: Aku akan menjadikan gunung.
Ketika gunung jadi, maka bumi menjadi tenang, bergerak pada posisi yang tetap.. Para Malaikat menjadi heran menyaksikan betapa kuatnya gunung yang menjadi pasak bumi.
Malaikat: Adakah yang lebih kuat dari gunung?
Allah Swt..: Ada, yaitu besi.
Malaikat: Adakah yang lebih kuat dari besi?
Allah Swt: Ada, yaitu api.
Malaikat: Adakah yang lebih kuat dari api?
Allah Swt: Ada, yaitu air.
Malaikat: Adakah yang lebih kuat dari air?
Allah Swt: Ada, yaitu angin.
Malaikat: Masih adakah yang lebih kuat dari angin?
Allah Swt: Ada, yaitu doa.

Bukan main,betapa kuatnya doa. Sayang banyak sekali manusia yang tidak tahu kehebatannya. Doa dianggapnya hanya milik orang-orang yang tersudut dalam kehidupan dunia. Doa hanya akrab dengan mereka yang hidupnya sengsara. Doa diidentikkan dengan mereka yang melarat saja. Padahal, siapa bisa hidup tanpa doa?
Ketika seorang bayi lahir tamu-tamu berdatangan, baik famili maupun handai taulan. Mereka mengucapkan selamat kepada ibu atau bapaknya atas kelahiran sang bayi. Apa arti ucapan selamat itu? Tidak lain adalah sebuah doa, selain kesyukuran yang mendalam.
Pada saat kita berpergian, entah ke mana, kitapun pamit kepada orang tua. Kita minta doa tentunya. Orang tua menyampaikan pesan agar berhati-hati di jalan, dan tidak lupa memanjatkan doa semoga selamat sampai di tempat yang dituju.
Sebagai orang Islam, kita dianjurkan selalu menyampaikan salam setiap bertemu dengan sesama muslim, baik yang dikenal maupun tidak. Kita sampaikan ucapan Assalamu’alaikum, yang dijawan dengan wa’alaikumsalam. Apa artinya salam itu? Apa lagi kalau bukan doa. Bahkan orang-orang lain mengucapkan selamat pagi, siang, dan malampun, intinya adalah doa. Hanya saja caranya yang berbeda. Umat Islam mengikuti ajaran Nabi, sementara yang lain mengucapkan salam menurut adat istiadat atau budaya setempat.
Doa sangatlah akrab dengan mereka yang konsisten menjalankan ibadah shalat. Karena hampir semua rangkaian shalat adalah doa. Sejak takbiratul ihram hingga salam selalu sarat dengan doa. Lantas bisakah kita lepas dari doa?
Seorang yang anti Tuhanpun sebenarnya juga mengenal doa. Mereka dalam berpidato, berkirim surat, ataupun berbicara, selalu menyelipkan kata semoga, mudah-mudahan, atau kata-kata yang senada. Apa arti semua selipan perkataan itu? Lagi-lagi adalah doa, meskipun tidak tahu ke mana menggantungkan harapannya.
Seorang ateis yang ikut berlayar, tiba-tiba mengetahui kapalnya dihempas ombak yang dahsyat. Semua alat komunikasi telah rusak, sementara tidak terlihat di kejauhan kapal-kapal lain yang siap menolong. Dalam kondisi antara hidup dan mati seperti ini mereka menjerit, “Tolonglah kami, tolonglah kami.” Siapakah yang diharapkan dapat menolong terutama oleh sang ateis tadi? Alat komunikasi terputus, semua awak kapal juga sibuk sendiri-sendiri mencari selamat, sedang tiada satu kapalpun yang kelihatan. Pertanyaannya sekarang, teriakan tadi ditujukan kepada siapa?
Inilah yang belum dipahami banyak orang, utamanya kaum anti Tuhan. Mereka menyangkal adanya Tuhan, tapi hati kecilnya mengakui. Pada saat tertentu pastilah terungkap, seperti dalam kasus di atas..
Ketika kereta api dalam kecepatan tinggi tiba-tiba lepas remnya, semua penumpang ribut. Ada yang menangis, ada yang teriak-teriak, ada yang lari ke sana kemari, malah ada yang melompat sambil teriak, ada pula yang tenang sambil komat-kamit membaca doa dan istighfar. Yang belum shalat tiba-tiba ingat kewajibannya. Yang melakukan maksiat menyesali perbuatannya. Apa yang mereka perbuata adalah rangkaian doa keselamatan.. Hanya caranya yang berlainan.
Bagi orang yang tidak beriman terikan histeris serta lolongan tangis adalah doa mereka. Hanya itu yang dapat mereka lakukan dalam mengatasi kekalutan, kegelisahan, dan ketakutan yang mencekam. Berbeda dengan yang punya iman. Mereka tenang menghadapi situasi seperti itu, tawakkal kepada Allah Swt. sambil memanjatkan doa demi keselamatannya.
Ada doa formal, ada pula doa informal. Doa formal adalah doa yang dilakukan oleh seorang muslim dengan sengaja dalam waktu-waktu tertentu dalam menghadapi situasi tertentu, dengan doa tertentu pula. Doa yang semacam ini telah diajarkan oleh Rasulullah Saw.
Hendak ke kamar mandi, ada doanya, demikian juga ketika keluar dari padanya. Hendak makan atau sesudah makan juga ada doanya. Bepergian atau naik kendaraan, Rasulullah Saw. mengajarkan doanya. Apalagi dalam rangkaian ibadah-ibadah mahdhah, maka doa itu terinci secara detail.
Berbeda dengan doa informal. Di sini tiada aturan yang pasti. Artinya teks doanya tidak harus berbahasa Arab, juga tidak harus sama dengan yang diajarkan Nabi. Waktu berdoa juga tidak ditentukan, kapan saja kalau mau. Tidak harus menghadap kiblat, juga tak perlu mengangkat tangan. Sepintas, tapi merupakan doa.
Ketika seorang ibu dipamiti anaknya, ia berdoa semoga selamat sampai tujuan. Ketika istri ditinggal suaminya berangkat kerja atau tugas luar kota, kontan berdoa semoga selamat, tiada hambatan dan juga tidak tergoda oleh bermacam rayuan dunia, dan segera meraih apa yang dicarinya. Doa-doa semacam itu tak kalah pentingnya dengan doa yang formal.. Sama-sama dikabulkan oleh Allah Swt.
“Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.” (QS. Al-Mu’min: 60).
Waspada terhadap lidah kita, jangan sampai keperucut berdoa yang jelek. Seorang ibu yang marah-marah kepada anaknya, jangan sampai kelepasan doa yang bakal menyengsarakan anaknya, yang pada akhirnya juga menyengsarakan dirinya. Suatu contoh, seorang ibu, karena tidak mampu mencegah anaknya pergi, lantas terucap kata-kata: ‘Teruskan pergi, nanti kamu mendapati celaka.’
Nama adalah doa, kata Rasulullah Saw. Setiap panggilan boleh diartikan memanjatkan doa bagi yang dipanggil. Untuk itu berilah nama-nama yang baik kepada anak-anak kita. Alangkah malangnya bila nama si anak itu jelek, atau tidak mengandung arti apa-apa.
Termasuk di dalamnya adalah pemberian gelar atau nama-nama panggilan. Bila nama seseorang sudah baik, yang perlu dijaga jangan sampai dipanggil dengan laqab yang jelek. Hal ini dilarang oleh Islam, sebab nama adalah doa. Bisa jadi Allah Swt. mengabulkannya.
Nabi menganjurkan kepada siapa saja yang melakukan shalat hendaknya dengan konsentrasi tinggi. Bila ngantuk sebaiknya tidur dulu, karena bisa jadi lafadz-lafadz doanya salah atau malah bertolak belakang. Maunya berdoa yang baik-baik, tapi jadi minta yang jelek.
Mohonlah apa saja kepada Allah Swt., sebab Dia tidak pernah bosan menerima permohonan kita, malah senang. Dia Maha Kaya dan Maha Kuasa atas segala-galanya. Kepunyaan-Nya tiada pernah habis dibagi-bagi kepada manusia. Sebesar apapun yang kita minta, Allah Swt. pasti memilikinya, juga berkuasa untuk mengabulkannya.
Bukan berarti bila kita sudah berdoa lantas semua menjadi beres. Allah Swt. juga menguji kesungguhan kita, apa kita benar-benar membutuhkannya. Mujahadah itu juga erat kaitannya dengan doa. Tidak mungkin orang yang mengharapkan sesuatu kemudian tenang-tenang duduk di kursi goyang. Mereka pasti berusaha dengan sungguh-sungguh. Bila sudah nampak demikian, Allah Swt. tak akan terlambat mengulurkan Tangan-Nya.

2008-12-08

Mari bekerja keras hehe..
padahal aq sendiri masih malas hehe..


Bekerja Keras

Apa yang dikatakan orang tentang perlunya bekerja keras untuk mencapai tujuan adalah sesuatu yang benar adanya. Tidak ada yang tersedia secara cuma-cuma di dunia ini. Apa yang diinginkan haruslah diusahakan dengan penuh cucuran keringat dan pusingnya pikiran.

Kadang-kadang dalam waktu yang lama atau cepat saja. Memang kebanyakan orang mudah terperdaya oleh kelimpahruahan yang diterima oleh orang lain yang dia baca dari berita-berita atau iklan-iklan di tv dan koran, serta mudahnya orang lain mendapatkan kemewahan dunia yang banyak.

Padahal tidak mesti yang sesungguhnya seperti yang nampaknya. Sebagian mereka memang mudah sekali memperoleh semuanya, sebagian dengan cara menipu dan berlaku curang, sebagian memang memperoleh jalan yang mudah saja. Sebagian yang besar lainnya sesungguhnya malah melakukan usaha-usaha yang benar-benar berat dan lama, hanya saja tidak nampak bagi kita prosesnya itu. Yang nampak bagi kita hanyalah hasilnya yang menjulang sekarang ini.

Mereka adalah orang-orang yang bekerja keras dan mengorbankan banyak hal untuk menempuh jalan yang berat dan sulit, menyisihkan keinginan untuk bersenang-senang meski mereka mungkin bisa, memilih menghabiskan waktu untuk kegiatan yang produktif dan melakukannya secara konsisten. Beberapa orang dari mereka berada di dekat kita hidup, berada di antara kita. Hanya kita jarang memperhatikannya atau tidak mau memperhatikannya. Lalu setelah orang-orang tersebut mencapai suatu tingkat keberhasilan yang tidak kita bayangkan dapat dicapai oleh mereka, kita menjadi terhenyak dan tersilap, dan pikiran kita dipenuhi oleh prasangka yang sebagian besarnya bersifat buruk tentang mereka.

Kita kadang-kadang bersikap dan berkeinginan menjadi Tuhan atau menyerupaiNya (Subhanallah, Maha Suci Dia Yang Tiada Serupa). Sikap dan keinginan kita yang demikian itu kadang memang tidak kita sadari hadir di dalam diri kita. Kita menunjukkannya dengan menggampangkan sesuatu, meremehkan sesuatu, dan malas mengerjakan sesuatu yang orang lain mengerjakannya dengan susah payah. Malas bekerja, tetapi pada saat yang sama mengangankan bahwa semua itu dapat kita peroleh seketika, bahwa pekerjaan yang menumpuk bisa kita selesaikan seketika. Kita kadang lupa bahwa sebagai manusia kita mesti menjalani hidup manusiawi dan menjalani dunia manusiawi yang memang lambat dan berlangsung gradual, bertahap sedikit demi sedikit untuk menuju kepada sesuatu yang final, sesuatu yang selesai, sesuatu yang ada.

About Me

Foto saya
Pekanbaru, Riau, Indonesia

Blogger Templates

Unordered List

Sample Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Berlangganan via email

Masukkan Alamat Email Anda:

Didukung oleh FeedBurner

JSS

Curhat

Sponsor-ku

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget